Hukum
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) TNI, Jenderal Andika Perkasa. (Ist)

JAKARTA- Dua istri prajurit TNI mem-posting hoax soal penusukan Menko Polhukam Wiranto. TNI AD pun mendorong agar dua istri tersebut diproses melalui peradilan umum.

"Kepada dua individu ini yang telah melakukan posting-an yang kami duga melanggar UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 8 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, maka akan kami dorong prosesnya ke peradilan umum karena memang status 2 individu ini masuk dalam ranah peradilan umum," ujar KSAD Jenderal Andika Perkasa di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Jumat (11/10).

Adapun dua orang yang dimaksud adalah istri Dandim Kendari Kolonel HS, yakni IPDN, dan istri seorang prajurit yang bertugas di Detasemen Kavaleri Berkuda Bandung Sersan Dua Z, yaitu LZ. Keduanya membuat posting-an nyinyir soal peristiwa penusukan Wiranto.

Postingan nyinyir istri Dandim Kendari pada Menko Polhukam, Wiranto. (Ist)

Akibat posting-an istrinya, Kolonel HS dan Sersan Dua Z dicopot dari jabatannya. Tak hanya itu, keduanya juga mendapat sanksi penahanan.

"Sehingga konsekuensinya kepada Kolonel HS tadi sudah saya tandatangani surat perintah melepas dari jabatannya dan akan ditambah dengan hukuman disiplin militer berupa penahanan selama 14 hari, penahanan ringan selama 14 hari," ujar Andika.

"Begitu juga dengan Sersan Z, telah dilakukan surat perintah melepas dari jabatannya dan kemudian menjalani proses hukuman disiplin militer," tambahnya.

Posting nyinir istri seorang prajurit yang bertugas di Detasemen Kavaleri Berkuda Bandung. (Ist)

Seperti diketahui, Wiranto ditusuk pelaku teror, Abu Rara, saat melakukan kunjungan kerja di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10). Di media sosial memang muncul berbagai isu miring soal penusukan mantan Panglima ABRI itu. Polri sudah membantahnya.

"Tidak mungkin ada pihak-pihak yang melakukan rekayasa terhadap hal tersebut. Ini jaringannya cukup banyak, preventive strike yang dilakukan aparat kepolisian tidak berhenti sampai di sini," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (11/10). (Web Warouw)

Add comment

Security code
Refresh