Ekonomi
Dr. Kurtubi bersama istri di penangkaran lobster. (Ist)

JAKARTA- Pendekatan pemerintah dalam menangani masalah lobster, sebaiknya menggunakan pendekatan yang dikenal sebagai resource-based industrialization, yaitu Pengembangan industri berbasis sumber daya perikanan (lobster). Mengintegrasikan usaha di sektor hulu (upstream) merupakan kegiatan mencari, memproduksikan benih atau benur lobster yang dilakukan oleh para nelayan di daerah-daerah yang secara alamiah banyak terdapat benur lobster. Demikian Dr. Kurtubi mantan anggota DPR-RI kepada Bergelora.com di Jakarta, Senin (13/7).

“Kegiatan di sektor hulu ini diintegrasikan dengan sektor tengah (midstream) dari industri lobster yang merupakan episentrum peningkatan nilai tambah (value added) dari usaha budidaya lobster. Inti (core) dari industri lobster ada pada midstream ini. Usaha  budidaya lobster juga akan mendorong lahirnya industry penunjang berupa industri pakan lobster, jasa kesehatan lobster, dan lainnya,” ujarnya.

Sedangkan sektor hilir (downstream) dari industri berbasis lobster, selain berbentuk marketing atau expor lobster segar dalam kondisi hidup, juga bisa dikembangkan untuk lahirnya pengalengan  lobster.

“Hal ini bisa melahirkan kuliner lokal berbahan lobster yang diawetkan tidak memakai bahan kimia, tapi menggunakan  teknologi iradiasi nuklir yang aman untuk kesehatan,” katanya.

Pengembangan industri berbasis lobster juga menurutnya, bisa diarahkan untuk memanfaatkan teknologi iradiasi di sektor hilir dari industri lobster dengan antara lain ‘mengawetkan’ kuliner lokal dengan iradiasi yang memakai bahan baku lobster.

“Dimana Sektor Hulu dsri Industri Lobster merupakan kegiatan usaha pengadaan bibit/benur Lobster oleh nelayan, dan Sektor tengah (midstream) merupakan usaha pembudidayaan benur lobster menjadi lobster dewasa yang siap diexpor atau diolah menjadi kuliner siap saji,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan Vietnam bisa dan berhasil menjadi negara penghasil lobster karena pembudidayaannya didukung oleh industri pakan lobster dan nelayannya sudah punya keahlian dalam membudidayakan lobster. (Web Warouw)

Add comment

Security code
Refresh